Batu Ginjal? DiteZ Gold SOLUSInya!

Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi. Batu ini bisa terbentuk di dalam ginjal (batu ginjal) maupun di dalam kandung kemih (batu kandung kemih). Proses pembentukan batu ini disebut urolitiasis (litiasis renalis, nefrolitiasis).

Batu, terutama yang kecil, bisa tidak menimbulkan gejala. Batu di dalam kandung kemih bisa menyebabkan nyeri di perut bagian bawah. Batu yang menyumbat ureter, pelvis renalis maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul, biasanya di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang, yang menjalar ke perut, daerah kemaluan dan paha sebelah dalam. Gejala lainnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter. Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih yang terkumpul diatas penyumbatan, sehingga terjadilah infeksi. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal, menyebabkan penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan pada akhirnya bisa terjadi kerusakan ginjal.

Batu yang tidak menimbulkan gejala, mungkin akan diketahui secara tidak sengaja pada pemeriksaan analisis air kemih rutin (urinalisis). Batu yang menyebabkan nyeri biasanya didiagnosis berdasarkan gejala kolik renalis, disertai dengan adanya nyeri tekan di punggung dan selangkangan atau nyeri di daerah kemaluan tanpa penyebab yang jelas. Analisa air kemih mikroskopik bisa menunjukkan adanya darah, nanah atau kristal batu yang kecil. Biasanya tidak perlu dilakukan pemeriksaan lainnya, kecuali jika nyeri menetap lebih dari beberapa jam atau diagnosisnya belum pasti. Pemeriksaan tambahan yang bisa membantu menegakkan diagnosis adalah pengumpulan air kemih 24 jam dan pengambilan contoh darah untuk menilai kadar kalsium, sistin, asam urat dan bahan lainnya yang bisa menyebabkan terjadinya batu. Rontgen perut bisa menunjukkan adanya batu kalsium dan batu struvit. Pemeriksaan lainnya yang mungkin perlu dilakukan adalah urografi intravena dan urografi retrograd.

Pengobatan Pada Penderita Batu Ginjal, Solusinyaa DiteZ Gold

Kesaksian Nyata Konsumen Saat akan Melakukan Operasi Batu Ginjal

Salah satu teman Distributor DiteZ akan melakukan operasi batu ginjal di salah satu rumkit surabaya dan sebelumnya sudah diperiksa dan ditentukan oleh dokter bahwa tgl 28 feb 2013 akan dilakukan operasi batu ginjal.

Sebelumnya, menjelang 1 hari operasi tanggal 28 februari 2013, pasien tersebut ditawari oleh Distributor untuk komsumsi DiteZ dan pasien tersebut saat itu minum 2 botol saja pada tanggal 27 februari 2013.

Setelah minum 2 botol DiteZ (pagi hari waktu bangun tidur minum 1 botol dan malam 1 botol saat mau istirahat) tanpa di sadari pasien tengah malam mengeluarkan keringat yang sangat berlebihan dan BAK terus menerus (1 jam BAK 3x dan urine bergelembung seperti berminyak).

Besoknya tanggal 28 februari 2013 pada jam 9 pagi ke rumkit dan hendak melakukan operasi batu ginjal, alangkah mengejutkan oleh seorang dokter setelah melakukan tes laboratorium organ yang terdapat batu ginjal ternyata menghilang.

Sampai detik ini juga 1 keluarga pasien tersebut mengkomsumsi DiteZ yang LUAR BIASA khasiatnya.

Kesaksian Oleh :
Pak Wiendra (Distributor DiteZ di jawa timur)

DiteZ TERBUKTI NYATA bukan KATA.
SEHAT LUAR BIASA.!